Terungkap, Ini Bukti Pimpinan BPK Tidak Rutin Melaporkan Harta Kekayaannya ke KPK

ISLAMNKRI.COM - Para pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan (BKP) dikatakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, tidak rut...



ISLAMNKRI.COM- Para pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan (BKP) dikatakan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, tidak rutin melaporkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Menanggapi hal itu, Ketua KPK Agus Rahardjo mengaku agar para pimpinan BPK harus rutin melaporkan LHKPN sebagai bukti ketaatan terhadap aturan yang berlaku.

"Sesuai dengan ketentuanlah mereka harus melapor lah," ujar Agus di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (15/4/2016).

Saat disinggung mengenai stetmen anggota BPK Eddy Mulyadi Soepardi mengklaim semua pimpinan BPK taat melaporkan LHKPN tersebut, dan sebagai bukti dirinya telah melaporkan LHKPN pada 2016 ini, Agus mengaku belum mengetahuinya.

"Saya terus terang data yang detail enggak tahu. Mungkin saya perlu lihat data dulu," katanya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menantang seluruh anggota BPK untuk membuktikan pajak yang dibayar dan melaporkan seluruh harta kekayaan ke LHKPN.

Ahok mengaku ingin mengetahui apakah seluruh anggota BPK benar-benar bersih dan terbebas dari tindak korupsi.


Saat Okezone menelusuri LHKPN dari pimpinan BPK, ternyata mereka tidak rutin melaporkan harta kekayaannya ke KPK. Berikut profil laporan LHKPN pimpnan BPK:


1. Ketua BPK Harry Azhar Azis

Melaporkan terakhir pada 29 Juli 2010 saat masih menjadi anggota DPR. Dalam laporannya, Harry memiliki harta tidak bergerak senilai Rp2,4 miliar yang terdiri dari satu tanah dan bangunan di Padang, tiga tanah dan bangunan Bogor, tiga tanah dan bangunan di Depok, satu tanah dan bangunan di Batam dan tiga bangunan di Jakarta Selatan.

Harta bergerak berupa alat transportasi, yakni mobil Honda CRV senilai Rp 342 juta dan harta bergerak lain berupa batu mulia senilai Rp300 juta. Harry juga tercatat memiliki giro setara kas senilai Rp396 juta. Sehingga, total harta Ketua BPK itu adalah Rp4,2 miliar.

2. Wakil Ketua BPK Sapto Amal Damandari

Sapto Amal Damandari terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 15 Januari 2010. Dalam laporannya, Sapto memiliki harta tidak bergerak senilai Rp1 miliar yang terdiri dari dua tanah dan bangunan di Yogyakarta dan satu tanah dan bangunan di Jakarta Timur.

Harta bergerak yang dimiliki Sapto berupa alat transportasi senilai Rp358 juta yang terdiri dari mobil Corolla, dua motor Honda, mobil Honda Jazz dan mobil Peugeot 806. Harta bergerak lain yang dimilikinya senilai Rp299 juta yang terdiri dari logam mulia, batu mulia dan benda bergerak lain.

Wakil Ketua BPK itu juga memiliki Giro setara kas senilai Rp759 juta dan USD 5.700. Sehingga, total harta kekayaannya adalah Rp2,4 miliar dan USD 5.700.

3. Anggota BPK Agung Firman Sampurna

Agung Firman Sampurna terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 10 September 2013. Agung melaporkan memiliki harta tak bergerak senilai Rp1,1 miliar berupa tanah dan bangunan di Jakarta Selatan.

Harta bergerak yang dimiliki senilai Rp 403 juta yang terdiri dari mobil Honda CR-V dan motor Honda Beat. Harta bergerak lain senilai Rp133 juta terdiri dari logam mulia dan benda bergerak lain.

Selain itu, Agung juga memiliki giro setara kas senilai Rp 153 juta dan USD 10.000. Agung tercatat memiliki hutang sebesar Rp823,6 juta, sehingga total hartanya Rp995,7 juta dab USD 10.000.

4. Anggota BPK Agus Joko Pramono (Belum melapor)

5. Anggota BPK Eddy Mulyadi Soepardi

Eddy terkhir melaporkan harta kekayaannya pada 31 Desember 2005. Harta bergerak yang dilaporkan senilai Rp208 juta yang terdiri dari dua tanah dan bangunan di Bogor.

Harta bergerak yang dimiliki, yakni mobil Toyota Kijang senilai Rp128 juta dan harta bergerak lain senilai Rp35 juta.

Giro setara kas yang dimiliki senilai Rp 210,8 juta. Sehingga, total harta kekayaan Eddy Mulyadi adalah Rp 582,7 juta.

6. Anggota BPK Rizal Djalil

Rizal Djalil terakhir melaporkan harta kekayaan pada 29 Desember 2009. Dalam laporannya, Rizal memiliki harta tidak bergerak senilai Rp3,2 miliar yang terdiri dari satu tanah dan bangunan di Jakarta Selatan dan empat tanah dan bangunan di Kabupaten Kerinci.

Harta bergerak yang dimilikinya berupa mobil Honda CRV seharga Rp342 juta. Harta bergerak lain berupa logam mulia senilai Rp300 juta.

Giro setara kas yang dilaporkan adalah Ro396 juta. Sehingga, total harta Rizal Djalil senilai Rp4,2 miliar.

7. Anggota BPK Moermahadi Soerja Djanegara

Moermahadi terkahir melaporkan harta kekayaannya pada 11 Januari 2010. Dalam laporannya, Moermahadi melaporkan memiliki harta tak bergerak senilai Rp365,9 juta yang terdiri dari dua tanah dan bangunan di Bogor.

Harta bergerak yang dimiliki senilai Rp364 juta yang terdiri dari mobil Kijang Innova, Hyundai Atoz dan motor Honda Vario. Harta bergerak lain berupa logam mulia yang dimiliki senilai Rp127,5 juta.

Moermahadi tercatat memiliki giro setara kas senilai Rp312 juta dan USD 3.106. Sehingga, total harta kekayaanya adalah Rp Rp1,1 miliar dan USD 3.106.

8. Anggota BPK Bahrullah Akbar

Bahrullah terakhir melaporkan harta pada 20 September 2013. Dalam laporannya, Bahrullah tercatat memiliki harta tak bergeraj berupa dua tanah dan bangunan di Jakarta Timur dan Jakarta Pusat, satu tanah dan bangunan di Yogyakarta senilai Rp625 juta.

Harta bergerak yang dimiliki berupa alat transporasi, yakni dua motor Honda, satu motor Yamaha Mio, mobil Toyota Yaris dan Toyota Alphard senilai Rp697 juta. Harta bergerak lain berupa loga mulia senilai Rp311 juta.

Bahrullah juga memiliki giro setara kas senilai Rp363,5 juta. Sehingga, total hartanya adalah Rp1,9 miiar.

9. Anggota BPK Achsanul Qosasi

Achsanul Qosasi terakhir melaporkan harta pada 27 November 2014. Dalam laporannya, mantan politisi Partai Demokrat itu tercatat memiliki harta tidak bergerak berupa lima bidang tanah dan bangunan di Sumenep serta enam bidang tanah dan bangunan di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur senilai Rp3,36 miliar.

Harta bergerak yang dimilikinya berupa mobil Toyota Alphard, VW, Toyota Camry, Toyota Kijang, Mitsubishi Outlander Sport senilai Rp1,3 miliar. Harta begerak lain berupa logam mulia, batu mulia dan barang seni dan antik senilai Rp3,8 miliar.

Achsanul tercatat memiliki giro setara kas senilai Rp471 juta dan hutang Rp1,8 miliar. Sehingga, total harta kekayaannya ialah Rp7,7 miliar.

sumber: okezone.com


Name

air asia,1,Aqidah,4,Berita,2897,Berita Pilihan,11,Break,5,Figur,3,Figure,89,Fiqih,14,Gallery,6,Harokah,2,HUMOR,1,Internasional,520,Kajian Islam,14,Kalam Salaf,1,KHILAFAH,12,Kisah,2,Kisah Hikmah,1,Kisah Wali,1,Link,1,LINTAS MADZAB,3,Manaqib Ulama,3,MUALAF,5,Muslimah,3,Nasional,8438,News,84,ngeluh,1,OPINI,451,RADIKALISME,21,Science,1,Sejarah,33,syahrini,1,TANYA JAWAB AGAMA,1,Tekno,1,Terbaru,277,TEROSISME,72,Tokoh,2,Toleran,71,Toleransi,2,Video,105,Wawasan Kebangsaan,37,WISDOM,13,
ltr
item
BERANINEWS.COM: Terungkap, Ini Bukti Pimpinan BPK Tidak Rutin Melaporkan Harta Kekayaannya ke KPK
Terungkap, Ini Bukti Pimpinan BPK Tidak Rutin Melaporkan Harta Kekayaannya ke KPK
http://farm2.staticflickr.com/1623/26416510086_9157e22ec5_b.jpg
BERANINEWS.COM
http://www.beraninews.com/2016/04/Terungkap-Ini-Bukti-Pimpinan-BPK-Tidak-Rutin-Melaporkan-Harta-Kekayaannya-ke-KPK.html
http://www.beraninews.com/
http://www.beraninews.com/
http://www.beraninews.com/2016/04/Terungkap-Ini-Bukti-Pimpinan-BPK-Tidak-Rutin-Melaporkan-Harta-Kekayaannya-ke-KPK.html
true
2989197615663516469
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy