Revisi UU ITE Resmi Diberlakukan, FPI Langsung Laporkan Pdt Gilbert Lumoindong Ke Polisi

Ketua FPI, Habib Rizieq Shihab dan Pendeta Gilbert Lumoindong. (Twitter). SPIRITNKRI.COM -  Lewat Akun Twitternya, Front Pembela Islam...

Ketua FPI, Habib Rizieq Shihab dan Pendeta Gilbert Lumoindong. (Twitter).


SPIRITNKRI.COM - Lewat Akun Twitternya, Front Pembela Islam menyatakan akan melaporkan Pdt Gilbert Lumoindong Ke Polisi lantaran dianggap menyebarkan berita fitnah yang merugikan FPI

Adapun kalimat postingan Pdt Gilbert Lumoindong yang dianggap merugikan FPI adalah " Ngeriiii! sekjen FPI: siapapun yang melarang kami sholat di jalan raya akan kami bunuh !!!

Berikut ini cuitan FPI lewat akun twitternya @DPP_FPI yang berencana akan memperkarakan Pdt Gilbert Lumoindong Ke Polisi

1. Kalau sekelas Pastor yg hampir tiap hari nongol di TV saja doyan konsumsi berita Hoax dari web abal-abal, jangan tanya bagaimana awamnya.




2. Karena @PastorGilbertL sdh tebar berita fitnah yg rugikan FPI, kami akan pertimbangkan utk tempuh jalur hukum & laporkan dg UU ITE.



Langkah FPI melaporkan Pdt Gilbert Lumoindong Ke Polisi ini bertepatan dengan diresmikannya Revisi UU ITE yang baru dimana seorang pengguna medsos dilarang menyebarkan konten sara, fitnah dan ujaran kebencian lainnya

Sebagaimana dikutip spiritnkri.com dari media online cnnindonesia.com,  Revisi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) mulai berlaku pada Senin, 28 November 2016. Hal ini menuntut masyarakat agar lebih berhati-hati di ranah media sosial.

Di dalam UU ITE itu dijelaskan bahwa masyarakat dilarang membuat dan menyebarkan informasi yang bersifat tuduhan, fitnah, maupun SARA yang mengundang kebencian.

"Yang bisa dijerat bukan hanya yang membuat, tapi justru juga yang mendistribusikan dan mentransmisikannya. Jangan mudah menyebar informasi yang bisa menimbulkan kebencian terhadap kelompok tertentu," kata Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika Bidang Hukum Henry Subiakto di Jakarta, Sabtu (26/11/16).

Henry yang juga merupakan ketua panitia kerja pemerintah dalam penyusunan revisi UU ITE ini menjelaskan poin-poin penting dalam peraturan itu.

Dalam Pasal "karet" 27 terdapat pengurangan hukuman pidana untuk kasus pencemaran nama baik dari enam tahun menjadi empat tahun penjara.

Kemudian dalam Pasal 29 tentang pengancaman dengan kekerasan, semula berlaku hukuman 11 tahun, kini juga hanya empat tahun.

Aturan ini membuat tersangka baru bisa ditahan setelah keputusan pengadilan inkrah. Henry meyakini, adanya aturan ini tidak akan ada kasus serupa Prita Mulya Sari.

Dalam Pasal 27 ayat 3, juga dijelaskan bahwa tuduhan itu harus ditujukan kepada personal baru dapat ditindak.

"Unsur orang, bukan kita seperti kasus Florence yang menghina Yogyakarta," kata Henry.

Henry juga menyatakan pemerintah memasukkan konsep baru yang diadopsi dari negara Eropa di dalam Pasal 26, yaitu hak untuk dihapuskan informasi di dunia maya yang sudah tidak relevan lagi.

Pemerintah, kata Henry, saat ini juga memiliki hak untuk memblokir situs-situs yang melanggar UU ITE.

"Sekarang berarti informasi, berita abal-abal bisa dicegah," ujar Henry.

Di sisi lain, Henry pun menegaskan bahwa revisi UU ITE ini sifatnya bukan untuk melarang orang berpendapat maupun mengkritisi di media sosial.

Sekadar diketahui, revisi UU ITE telah disahkan oleh DPR pada 27 Oktober kemarin.

Koordinator Regional Southeast Asia Freedom of Expression Network (SafeNet) Damar Juniarto mengaku sangat kecewa terhadap pengesahan ini.

"Kecewa saya," ujar Damar kepada CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu. "Jokowi adalah presiden yang punya visi ke depan karena memperhatikan dunia digital. Namun reformasi hukum UU ITE ini masih minimalis."

Ia merasa revisi UU ITE yang terbit hari ini berpotensi mengancam kebebasan berekspresi masyarakat Indonesia di ranah digital.

Menurutnya, aturan tersebut bisa jadi ganjalan dalam pelaksanaan demokrasi ke depan dengan lebih banyak orang dipenjarakan karena ekspresinya diberangus dengan alasan pencemaran nama, penodaan agama, dan pengancaman.

sumber: cnnindonesia.com

editor: tim spiritnkri.com


Name

air asia,1,Aqidah,4,Berita,3284,Berita Pilihan,11,Break,5,Figur,3,Figure,89,Fiqih,14,Gallery,6,Harokah,2,HUMOR,1,Internasional,529,Kajian Islam,14,Kalam Salaf,1,KHILAFAH,12,Kisah,2,Kisah Hikmah,1,Kisah Wali,1,Link,1,LINTAS MADZAB,3,Manaqib Ulama,3,MUALAF,5,Muslimah,3,Nasional,8862,News,130,ngeluh,1,OPINI,453,RADIKALISME,21,Science,1,Sejarah,33,syahrini,1,TANYA JAWAB AGAMA,1,Tekno,2,Terbaru,277,TEROSISME,72,Tokoh,2,Toleran,71,Toleransi,2,Video,105,Wawasan Kebangsaan,37,WISDOM,13,
ltr
item
BERANINEWS.COM: Revisi UU ITE Resmi Diberlakukan, FPI Langsung Laporkan Pdt Gilbert Lumoindong Ke Polisi
Revisi UU ITE Resmi Diberlakukan, FPI Langsung Laporkan Pdt Gilbert Lumoindong Ke Polisi
http://farm6.staticflickr.com/5493/30469262254_0fc37b2421_b.jpg
BERANINEWS.COM
http://www.beraninews.com/2016/11/Revisi-UU-ITE-Resmi-Diberlakukan-FPI-Langsung-Laporkan-Pdt-Gilbert-Lumoindong-Ke-Polisi.html
http://www.beraninews.com/
http://www.beraninews.com/
http://www.beraninews.com/2016/11/Revisi-UU-ITE-Resmi-Diberlakukan-FPI-Langsung-Laporkan-Pdt-Gilbert-Lumoindong-Ke-Polisi.html
true
2989197615663516469
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy