Demi Bela Muslim Rohingya , Paus Fransiskus Sampaikan Kritikan Keras Terhadap Myanmar

paus fransiskus foto AP/L'Osservatore Romano BERANINEWS.COM -  Demi toleransi antar umat beragama, Paus Fransiskus dengan tegas me...

paus fransiskus foto AP/L'Osservatore Romano


BERANINEWS.COM - Demi toleransi antar umat beragama, Paus Fransiskus dengan tegas mengkritik pemerintah Myanmar atas tuduhan penganiayaan kepada para etnis Muslim Rohingya.

Dia meminta pemerintah Myanmar untuk membiarkan para warga Rohingya hidup dalam keimanan mereka.

"Hanya karena mereka ingin hidup dalam budaya dan iman Islam mereka, bukan berarti mereka boleh disiksa dan dibunuh. Biarkan mereka hidup dalam iman mereka," tegasnya, seperti dikutip dari The Independent, Rabu (8/2/17).

Kritik Paus Fransiskus nyatanya berdasar pada laporan Perserikatan Bangsa-Bangsa yang dikeluarkan pekan lalu.

Dalam laporan tersebut dirinci tuduhan pelecehan, pemerkosaan dan pembunuhan Rohingya dilakukan militer Burma.

Pemerintah Myanmar sendiri sangat membatasi akses ke negara bagian tempat para muslim Rohingya tinggal. Karenanya, cukup sulit untuk melakukan verifikasi laporan yang keluar dari wilayah tersebut.

Tak hanya masalah penganiayaan ini, PBB juga sebelumnya telah menjuluki Rohingya sebagai 'orang paling tertindas di Bumi'.

Julukan itu dikeluarkan usai penolakan akses pendidikan Rohingya ke jenjang perguruan tinggi pada 2013 silam.

Kantor Komisioner Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia (OHCHR) telah mendokumentasikan tuduhan dengan berbicara langsung kepada para muslim Rohingya yang melarikan diri ke Bangladesh.

Mereka mengambil langkah untuk segera mengeluarkan laporan, bahkan sebelum menyelesaikan semua penelitian yang direncanakan.

Dirasa ada urgensi krisis dalam kasus ini, sehingga laporan harus segera dirilis.

Hal senada diungkapkan Linnea Arvidsson, salah satu dari empat pekerja PBB yang mewawancarai pengungsi Rohingya.

Dia menjelaskan, situasi yang dialami para etnis Rohingya sangat mengejutkan.

"Saya tidak pernah berada dalam situasi seperti ini sebelumnya, namun dalam 204 wawancara yang saya lakukan, setiap orang menceritakan traumatis yang mereka alami. Mulai dari rumah mereka yang dibakar, pemerkosaan yang mereka alami, bahkan sampai kerabat yang tewas atau dibawa pergi," tutur Arvidsson.

Desa Rohingya sebelum dan sesudah dibakar Reuters/Human Rights Watch


Dia bercerita kalau militer Myanmar memecah keluarga para warga Rohingya ini. Laki-laki dan perempuan tidak boleh bersatu.

"Para wanita menangis ketika mereka berbicara tentang diperkosa, atau melihat anak-anak mereka dibunuh. Para pria menangis saat menceritakan rumah mereka habis dibakar, dan kebingungan mereka menafkahi keluarganya," sambung dia.

Sementara itu, Paus Fransiskus dalam pidatonya, Rabu (8/2/17), mengulangi seruan bagi orang-orang untuk membangun jembatan pemahaman, bukan dinding pemisah toleransi.

Paus mengungkapkan kembali pelajaran agama Kristen umum yang memberikan harapan dan pengampunan dalam menciptakan perdamaian.

Pidatonya ini, sama dengan yang dia ucapkan saat Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengesahkan perintah eksekutif untuk imigran dari tujuh negara muslim, dan pembangunan tembok perbatasan ilegal.

"Dalam konteks sosial dan sipil, saya mengimbau untuk tidak membuat dinding, namun membangun jembatan. Untuk tidak menanggapi kejahatan dengan kejahatan. Kalahkan kejahatan dengan kebaikan dan pelanggaran dengan pengampunan. Jika Anda seorang Kristen, Anda tidak akan pernah mengatakan 'saya akan membayar itu'. Pelanggaran Anda akan diatasi dengan pengampunan, untuk hidup damai dengan semua orang," pungkas Paus Fransiskus.

sumber: merdeka.com


Name

air asia,1,Aqidah,4,Berita,3871,Berita Pilihan,11,Break,5,Figur,3,Figure,89,Fiqih,14,Gallery,6,Harokah,2,HUMOR,1,Internasional,540,Kajian Islam,14,Kalam Salaf,1,KHILAFAH,12,Kisah,2,Kisah Hikmah,1,Kisah Wali,1,Link,1,LINTAS MADZAB,3,Manaqib Ulama,3,MUALAF,5,Muslimah,3,Nasional,9436,News,130,ngeluh,1,OPINI,457,RADIKALISME,21,Science,1,Sejarah,33,syahrini,1,TANYA JAWAB AGAMA,1,Tekno,2,Terbaru,277,TEROSISME,72,Tokoh,2,Toleran,71,Toleransi,2,Video,105,Wawasan Kebangsaan,37,WISDOM,13,
ltr
item
BERANINEWS.COM: Demi Bela Muslim Rohingya , Paus Fransiskus Sampaikan Kritikan Keras Terhadap Myanmar
Demi Bela Muslim Rohingya , Paus Fransiskus Sampaikan Kritikan Keras Terhadap Myanmar
https://2.bp.blogspot.com/--ne4wKLtfFI/WJvcqM-9DFI/AAAAAAAADtM/aA_SnEplIBMujDVNOCozPSLDHx-TW4aZgCLcB/s640/348044_620.jpg
https://2.bp.blogspot.com/--ne4wKLtfFI/WJvcqM-9DFI/AAAAAAAADtM/aA_SnEplIBMujDVNOCozPSLDHx-TW4aZgCLcB/s72-c/348044_620.jpg
BERANINEWS.COM
http://www.beraninews.com/2017/02/Demi-Bela-Muslim-Rohingya-Paus-Fransiskus-Sampaikan-Kritikan-Keras-Terhadap-Myanmar.html
http://www.beraninews.com/
http://www.beraninews.com/
http://www.beraninews.com/2017/02/Demi-Bela-Muslim-Rohingya-Paus-Fransiskus-Sampaikan-Kritikan-Keras-Terhadap-Myanmar.html
true
2989197615663516469
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy