Pengakuan Berani Hakim MK Ini Makin Meyakinkan Bahwa Penahanan Ahok....

Hakim konstitusi Suhartoyo (ari/detikcom) BERANINEWS.COM - Penetapan ketua majelis untuk langsung menahan Basuki Tjahaja Purnama alias ...

Hakim konstitusi Suhartoyo (ari/detikcom)

BERANINEWS.COM -Penetapan ketua majelis untuk langsung menahan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok menuai kontroversi. Salah satunya diakui oleh hakim konstitusi Suhartoyo. 

"Kebanyakan kasus memang jarang hakim yang menjatuhkan putusan, kemudian sekaligus memerintahkan terdakwa ditahan," kata Suhartoyo dalam sidang di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (13/6/2017).

PN Jakut menahan Ahok berdasarkan Pasal 193 ayat (2) huruf a yang menyatakan:

Pengadilan dalam menjatuhkan putusan, jika terdakwa tidak ditahan, dapat memerintahkan supaya terdakwa tersebut ditahan, apabila dipenuhi ketentuan Pasal 21 dan terdapat alasan, cukup untuk itu.

Meski dalam praktik jarang dilakukan, penahanan Ahok tidak sepenuhnya salah di mata hukum.

"Pasal 197 KUHAP, putusan yang tidak memuat perintah penahanan, batal demi hukum apa 
tidak? Batal demi hukum," ujar Suhartoyo yang berasal dari unsur Mahkamah Agung (MA) itu. 

Menurut hakim yang pernah berdinas di PN Jaksel itu, semuanya dikembalikan kepada jaksa.

"Itu juga pada akhirnya sebenarnya dikembalikan kepada eksekutornya. Siapa eksekutornya? Jaksa," cetus Suhartoyo.

Menurut Suhartoyo, di banyak kasus, jaksa tidak langsung menahan bila menemui kasus yang menyerupai kasus perintah penetapan penahanan yang diterima Ahok.

"Dalam banyak kasus, jaksa tidak selalu langsung mengeksekusi, apalagi perkara itu langsung banding. Kalau perkara itu ada perintah penahanan, sedangkan terdakwa di luar, kemudian terdakwa langsung mengajukan banding, apakah perkara itu sudah mempunyai kekuatan hukum tetap? Belum, kan? Kalau putusan yang belum mempunyai kekuatan hukum tetap, apakah sudah mempunyai kekuatan eksekutorial? Ha?Belum, kan? Nah, itu," papar Suhartoyo.

Sidang panel pemeriksaan pendahuluan itu dipimpin hakim konstitusi Prof Saldi Isra. Sidang akan kembali dilakukan pada 3 Juli 2017 dengan agenda untuk memperbaiki permohonan.

Sumber: detik.com


Name

air asia,1,Aqidah,4,Berita,2544,Berita Pilihan,11,Break,5,Figur,3,Figure,89,Fiqih,14,Gallery,6,Harokah,2,HUMOR,1,Internasional,517,Kajian Islam,14,Kalam Salaf,1,KHILAFAH,12,Kisah,2,Kisah Hikmah,1,Kisah Wali,1,Link,1,LINTAS MADZAB,3,Manaqib Ulama,3,MUALAF,5,Muslimah,3,Nasional,8083,News,84,ngeluh,1,OPINI,445,RADIKALISME,21,Science,1,Sejarah,33,syahrini,1,TANYA JAWAB AGAMA,1,Tekno,1,Terbaru,277,TEROSISME,72,Tokoh,2,Toleran,71,Toleransi,2,Video,105,Wawasan Kebangsaan,37,WISDOM,13,
ltr
item
BERANINEWS.COM: Pengakuan Berani Hakim MK Ini Makin Meyakinkan Bahwa Penahanan Ahok....
Pengakuan Berani Hakim MK Ini Makin Meyakinkan Bahwa Penahanan Ahok....
https://1.bp.blogspot.com/-mV1odRdeZwk/WT_KkKrv7rI/AAAAAAAAHgw/X9Ilp9koL3oxi3F4UAvVIbmkNLhkJegfACLcB/s640/1b0736df-2795-4489-95f4-8cf6d9cc76bd_169.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-mV1odRdeZwk/WT_KkKrv7rI/AAAAAAAAHgw/X9Ilp9koL3oxi3F4UAvVIbmkNLhkJegfACLcB/s72-c/1b0736df-2795-4489-95f4-8cf6d9cc76bd_169.jpg
BERANINEWS.COM
http://www.beraninews.com/2017/06/pengakuan-berani-hakim-mk-ini-makin.html
http://www.beraninews.com/
http://www.beraninews.com/
http://www.beraninews.com/2017/06/pengakuan-berani-hakim-mk-ini-makin.html
true
2989197615663516469
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy