Pelari Marathon Wanita di Yogya Bokongnya Dipukul Seorang Kakek Karena Dianggap Berpakaian Kurang Syar`i

BERANINEWS.COM -  Seorang pelari wanita mendapat perlakukan tidak menyenangkan saat mengkuti acara olah raga lari di Yogyakarta. Pelar...



BERANINEWS.COM - Seorang pelari wanita mendapat perlakukan tidak menyenangkan saat mengkuti acara olah raga lari di Yogyakarta.

Pelari tersebut dipukul oleh warga karena dianggap berpakaian kurang sopan.

Aksi ini direkam dalam sebuah video dan viral di media sosial.

Dalam video berdurasi selama 49 detik tersebut terlihat pelari wanita yang berpakaian kaus hitam dan celana pendek melintasi rute lari di sebuah kampung.

Saat sedang berlari, tiba-tiba dia didatangi oleh sejumlah warga yang menegurnya karena berpakaian kurang sopan.

kumparan (kumparan.com) menelusuri video tersebut dan diketahui peristiwa itu terjadi di Mlangi, Nogotirto, Gamping, Sleman, Yogyakarta pada Selasa (1/5/18) lalu.

Pelari tersebut adalah peserta Lets Run with Physiotherapy Be Better & Healthy yang diselenggarakan oleh Universitas Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta untuk memperingati milad UNISA ke-27.

Ruhiyana, Ketua Milad sekaligus Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UNISA menjelaskan dalam acara lari itu terdapat bermacam kategori mulai dari umum, profesional, instansi dan citivas kampus itu sendiri.

Kemudian, pada saat lomba lari sampai di kilometer ke-2 terjadi peristiwa tidak menyenangkan tersebut.

Oknum warga yang diketahui merupakan seorang kakek memukul pantat peserta lari wanita karena dianggap tidak berpakaian sopan.

Selain pelari wanita, ada juga pelari laki-laki yang ikut terpukul di bagian wajah karena mencoba melerai.

"Salah satu peserta sudah kita klarifikasi, maaf dipukul pantatnya. Mungkin itu oknum warga memperingatkan karena (peserta) dianggap memakai pakaian tidak layak, hotpants. Tapi itu tindakan (pemukulan) juga kurang pas lah," kata Ruhiyana.

Setelah kejadian tersebut, pelari yang menjadi korban pemukulan itu memilih untuk tidak menyelesaikan lomba ke garis finish dan mengambil jalan lain.

Panitia sudah melakukan tindakan untuk mengatasi ini yakni dengan menghubungi peserta untuk menyampaikan permintaan maaf.

"Mereka (korban) memilih langsung mengambil jalan lain, menyampaikan tidak mau ke area finish. Mereka menyampaikan tidak akan masuk ke kampus agar tidak menambah kericuhan," ucapnya.

Usai kejadian tersebut, panitia langsung melakukan klarifikasi ke padukuhan setempat.

Ruhiyana menegaskan acara yang ia gelar sesuai dengan prosedur yang ada serta merupakan bagian dari kerja sama dengan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) DIY.

Sehingga rute maupun pakaian yang ditentukan sudah sesuai standar atlet profesional, tetap sopan dan nyaman.

"Kemarin pada Jumat (4/5/18) ba'da Jumatan sudah bertemu tokoh di Mlangi. Sudah dibicarakan dan sebenarnya tidak perlu terjadi," katanya.


Ruhiyana menjelaskan pihaknya dan padukuhan sudah menganggap selesai permasalahan ini. Begitu pun dengan korban yang diketahui merupakan pelari profesional sudah tidak mempermasalahkan kasus ini.

"Sudah dianggap selesai," pungkasnya.

Sementara terkait viralnya video, Ruhiyana menegaskan tidak ada pihaknya yang menyebar video tersebut.

Dalam video tersebut sempat juga ada warga yang membawa kayu, namun menurut Ruhiyana kayu tersebut tidak digunakan.

sumber: kumparan.com


Name

air asia,1,Aqidah,4,Berita,5088,Berita Pilihan,11,Break,5,Figur,3,Figure,89,Fiqih,14,Gallery,6,Harokah,2,HUMOR,2,Internasional,554,Kajian Islam,14,Kalam Salaf,1,KHILAFAH,12,Kisah,2,Kisah Hikmah,1,Kisah Wali,1,Link,1,LINTAS MADZAB,3,Manaqib Ulama,3,MUALAF,5,Muslimah,3,Nasional,10641,News,130,ngeluh,1,OPINI,458,RADIKALISME,21,Science,1,Sejarah,33,syahrini,1,TANYA JAWAB AGAMA,1,Tekno,2,Terbaru,277,TEROSISME,72,Tokoh,2,Toleran,71,Toleransi,2,Video,105,Wawasan Kebangsaan,37,WISDOM,13,
ltr
item
BERANINEWS.COM: Pelari Marathon Wanita di Yogya Bokongnya Dipukul Seorang Kakek Karena Dianggap Berpakaian Kurang Syar`i
Pelari Marathon Wanita di Yogya Bokongnya Dipukul Seorang Kakek Karena Dianggap Berpakaian Kurang Syar`i
https://3.bp.blogspot.com/-PceBC-_Cl8I/Wu2H6XdIy5I/AAAAAAAAPf0/L6cMV6V1GGMUILi2T3i1tifvjFFpwOonwCLcBGAs/s640/fdc2ppmmkjbzwz69wg8x.gif
https://3.bp.blogspot.com/-PceBC-_Cl8I/Wu2H6XdIy5I/AAAAAAAAPf0/L6cMV6V1GGMUILi2T3i1tifvjFFpwOonwCLcBGAs/s72-c/fdc2ppmmkjbzwz69wg8x.gif
BERANINEWS.COM
http://www.beraninews.com/2018/05/pelari-marathon-wanita-di-yogya.html
http://www.beraninews.com/
http://www.beraninews.com/
http://www.beraninews.com/2018/05/pelari-marathon-wanita-di-yogya.html
true
2989197615663516469
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy