Ini Perkembangan Kasus Percakapan WhatsApp Habib Rizieq - Firza Setelah Satu Tahun Berlalu

BERANINEWS.COM -  Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan Firza Husein terseret kasus dugaan pornografi. Kasus ini bermul...



BERANINEWS.COM - Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dan Firza Husein terseret kasus dugaan pornografi.

Kasus ini bermula pada akhir Januari 2017 tersebar tangkapan layar percakapan di aplikasi WhatsApp yang diduga melibatkan Rizieq Shihab dan Firza Husein.

Firza Husein adalah murid dari Rieq Shihab.

Yang menghebohkan masyarakat adalah percakapan diduga melibatkan keduanya tersebut berkonten pornografi.

Percakapan yang beredar ini meresahkan masyarakat.

Polisi pun turun tangan untuk melakukan penyelidikan.

Melansir Kompas, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono mengatakan unit cyber patrol Polda Metro Jaya telah memantau peredaran percakapan itu.

Polisi juga sudah membuat laporan model A untuk mengusut orang yang terlibat dalam percakapan tersebut dan orang yang menyebarkannya.

Setalah satu hari melakukan penyelidikan, Aliansi Mahasiswa Antipornografi membuat laporan polisi mengenai peredaran konten pornografi tersebut.

Aliansi Mahasiswa Antipornografi ini meminta agar keaslian dokumen dan foto diselidiki.

Pada Selasa (31/1/2017), polisi menangkap Fiza Husein di rumah ornag tuanya di Jalan Makmur, Lubang Buaya, Pondok Gede, Jakarta Timur, tekait kasus dugaan makar.

Kemudian, satu hari setelah penangkapan, polisi menggeledah rumah di Jalan Makmur tersebut.

Penggeledahan dilakukan untuk mengumpulkan bukti kasus 'percakapan WhatsApp' yang prosesnya naik ke tahap penyidikan.

Polisi membawa bantal, sprei, dan televisi sebagai barang bukti.

Melalui Rizieq, Firza mengaku marah.

Ia membantah rekaman suara, foto, maupun isi percakapan tersebut adalah perbuatannya.

Firza mengaku tidak tanggung jawab dan tidak tahu.

Penyelidikan kasus berlanjut, pada Selasa (25/4/2017) polisi memutuskan memanggil Rizieq dan Firza.

Kedua mangkir dari panggilan tersebut.

Lalu panggilan kedua dikeluarkan oleh polisi, Rabu (10/5/2017).

Namun, kedua tetap kompak tidak datang.

Akhirnya polisi menerbitkan surat perintah penjemputan paksa.

Namun, Rizieq Shihab sudah lebih dulu terbang ke Arab Saudi untuk menjalankan umrah.

Selang enam hari dari panggilan kedua, Firza memenuhi panggilan polisi.

Firza mendatangi Mapolda Metro Jaya tidak sendiri.

Ia ditemani kuasa hukumnya, Azis Yanuar dan adiknya.

Pemeriksaan ini berlangsung selama 12 jam.

Hasil pemeriksaan ini berujung pada penetapan tersangka atas Firza.

Penetapan Firza sebagai tersangka dilakukan setelah polisi melakukan gelar perkara dan serangkaian pemeriksaan saksi ahli.

Hasil analisis ahli pidanan menyatakan kasus tersebut telah memnuhi unsur pidana.

Ahli telematika menyebutkan, percakapan yang diduga melibatkan Friza dan Rizieq itu adalah asli.

Berbeda dengan Firza, saat itu status Rizieq masih sebagai saksi.

Firza dijerat Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 8 juncto Pasal 34 Undang Undang RI Nomor 4 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Meski begitu, Firza tidak ditahan oleh pihak kepolisian atas dasar masalah kesehatan.

Polisi masih menunggu kepaulangan Rizieq ke Indonesia.

Namun, Rizieq tak juga kembali ke Indonesia.

Berdasarkan penuturan pengacara Rizieq, Kapitra Ampera, alasan Rizieq tak mau pulang adalah adanya rasa dikriminalisasi.

Rizieq mengaku percakapan tersebut telah direkayasa.

Pada Senin (29/5/2017) polisi kembali melakukan gelar perkara.

Dari hasil gelar perkara tersebut, polisi menetapkan Rizieq sebagai tersangka tanpa menunggu kepulangan Rizieq.

Rizieq dijerat Pasal 4 ayat 1 juncto Pasal 29 dan atau Pasal 6 juncto Pasal 32 dan atau Pasal 9 juncto Pasal 34 Undang Undang RI nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara.

Rizieq juga ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).

Argo Yuwono mengatakan pihaknya akan menunggu Rizieq agar bisa segera melengkapi berkas Firza Husein yang ditetapkan sebagai tersangka.

“Kami kan masih menunggu yang bersangkutan (Rizieq) datang ke Indonesia. Sekarang dia belum datang. Berkas-berkas itu masih dalam komunikasi,” jelas Kombes Pol Argo Yuwono, Kabid Humas Polda Metro Jaya di Mapolda Metro Jaya, Kebayoranbaru, Jakarta Selatan, Jumat (23/2/2018), dikutip dari Warta Kota.

Isu Kepulangan Rizieq

Kepulangan Rizieq sempat santer terdengar pada Februari lalu.

Setidaknya Rizieq sudah tujuh kali dikabarkan akan pulang.

Yang terbaru adalah Rizieq dikabarkan akan pulang pada 21 Februari lalu.

Santer terdengar Rizieq akan disambut oleh massa Persaudaraan Alumi 212.

Hal ini diketahui ketika nama Rizieq ada di daftar pemesanan tiket pesawat.

Namun, ternyata Rizieq mengurungkan niat untuk pulang.

Ia akan terus beristikharah meminta petunjuk Allah SWT.

Rizieq akan menjadwalkan ulang kepulangannya ke Tanah Air.

Tanggapan Presidium Alumni 212

Pendiri Presidium ALumni 212, Faizal Assegaf memandang sikap ksatria Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok perlu ditiru Rizieq Shihab dalam penjalani proses hukum.

Melansir dari Tribunnews, Faizal menjelaskan pengadilan Ahok terkait penistaan agama tidak berdiri sendiri.

Pengadilan tersebut atas kerjasama masyarakat, presiden, dan pihak kepolisian.

Presiden Joko Widodo memastikan proses pengadilan berjalan dengan transparan, Polri menyatakan bersalah, dan umat 212 melakukan pengawalan pengadilan tersebut.

"Jiwa ksateria ‎Ahok mesti diteladani Habib Rizieq, ada kalanya kita belajar dari musuh juga," ujar Faizal di Jakarta, Sabtu (17/2/2018).

Kelanjutan Kasus Rizieq

Saat ini kepolisian masih menunggu kepulangan Rizieq.

Kasus yang sudah bergulir selama kurang lebih satu tahun ini akan mendapat perkembangan setelah Rizieq kembali.

sumber: tribunnews.com


Name

air asia,1,Aqidah,4,Berita,5707,Berita Pilihan,11,Break,5,Figur,3,Figure,89,Fiqih,14,Gallery,6,Harokah,2,HUMOR,2,Internasional,557,Kajian Islam,14,Kalam Salaf,1,KHILAFAH,12,Kisah,2,Kisah Hikmah,1,Kisah Wali,1,Link,1,LINTAS MADZAB,3,Manaqib Ulama,3,MUALAF,5,Muslimah,3,Nasional,11257,News,130,ngeluh,1,OPINI,461,RADIKALISME,21,Science,1,Sejarah,33,syahrini,1,TANYA JAWAB AGAMA,1,Tekno,2,Terbaru,277,TEROSISME,72,Tokoh,2,Toleran,71,Toleransi,2,Video,105,Wawasan Kebangsaan,37,WISDOM,13,
ltr
item
BERANINEWS.COM: Ini Perkembangan Kasus Percakapan WhatsApp Habib Rizieq - Firza Setelah Satu Tahun Berlalu
Ini Perkembangan Kasus Percakapan WhatsApp Habib Rizieq - Firza Setelah Satu Tahun Berlalu
https://1.bp.blogspot.com/-IEon4HGmCNU/WtxKRXnLISI/AAAAAAAAOr0/43lMndnUwUkSL6SPoQdh_ZLl9BwjmmKTQCLcBGAs/s640/imam-besar-fpi-habib-rizieq-shihab-dan-firza-husein_20170518_232219.jpg
https://1.bp.blogspot.com/-IEon4HGmCNU/WtxKRXnLISI/AAAAAAAAOr0/43lMndnUwUkSL6SPoQdh_ZLl9BwjmmKTQCLcBGAs/s72-c/imam-besar-fpi-habib-rizieq-shihab-dan-firza-husein_20170518_232219.jpg
BERANINEWS.COM
https://www.beraninews.com/2018/04/ini-perkembangan-kasus-percakapan.html
https://www.beraninews.com/
https://www.beraninews.com/
https://www.beraninews.com/2018/04/ini-perkembangan-kasus-percakapan.html
true
2989197615663516469
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy