Efek Melemahnya Rupiah, BEM SI Wilayah Jabodetabek dan Banten Gelar Demo dan Masih Bertahan di Kantor Kemenkeu

BERANINEWS.COM -  Mahasiswa yang tergabung dalam BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) wilayah Jabodetabek dan Banten menggelar aksi Bela Rupia...



BERANINEWS.COM - Mahasiswa yang tergabung dalam BEM Seluruh Indonesia (BEM SI) wilayah Jabodetabek dan Banten menggelar aksi Bela Rupiah di kantor Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Massa memprotes melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar As yang terjadi akhir-akhir ini.

Pantauan detikcom di Jalan Dr Wahidin Raya, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018), massa berkumpul di depan gerbang Kantor Kemenkeu. Massa menuntut untuk masuk ke dalam kantor Kemenkeu.

"Buka pintunya, kawan-kawan rapatkan barisan," teriak orator ke massa aksi.

Sementara itu polisi terus bersiaga dengan melakukan penjagaan di depan gerbang Kantor Kemenkeu.

"Kami siapkan pengamanan dari Polres Jakarta Pusat sekitar 2 kompi, tidak ada penutupan jalan. Kami persuasif saja kepada mahasiswa, mereka jangan sampai merusak," ujar Kasatlantas Polres Jakarta Pusat AKBP Juang di lokasi.

Akibat aksi, lalu lintas di sekitar dari wilayah Lapangan Banteng hingga depan Kantor Kemenkeu tampak macet. Sementara itu massa terus meneriakkan tuntutannya dan memaksa masuk ke kantor Kemenkeu.

Berikut 7 tuntutan massa aksi yang diteriakkan di depan kantor Kemenkeu;

1. Mendesak pemerintah agar tetap menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah melemahnya nilai tukar rupiah tanpa harus mengintimidasi produk-produk lokal.

2. Menekan pemerintah untuk mempermudah akses peminjaman usaha dengan menjaga suku bunga kredit yang rendah.

3. Mendorong pemerintah untuk memperluas ekspor dengan mencari pasar alternarif ekspor dan mengurangi impor.

4. Menghimbau masyarakat agar meningkatkan penggunaan produk lokal dan mengurangi konsumsi produk asing.

5. Mengajak masyarakat untuk tidak menukarkan rupiah ke dolar dan memperbanyak transaksi dengan rupiah agar nilai rupiah menguat dan menukarkan dolarnya agar devisa dolar terus terjaga di dalam negeri akan kondisi rupiah kembali membaik.

6. Menekankan pemerintah supaya mempermudah sistem bongkar muat di pelabuhan yang akan berdampak mudahnya sistem ekspor dalam negeri ke luar negeri.

7. Mendesak pemerintah untuk mengakomodir produk lokal agar lebih dikenal oleh masyarakat.

Kemenkeu Tolak Teken Kontrak Tuntutan, Massa BEM SI Bertahan

Massa Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) wilayah Jabodetabek dan Banten masih bertahan di depan kantor Kemenkeu. Hal ini setelah perwakilan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang menerima mahasiswa menolak menandatangani kontrak tuntutan mahasiswa yang melakukan aksi Bela Rupiah.

Pantauan detikcom di depan kantor Kemenkeu, Jalan Dr Wahidin, Jakarta Pusat, Jumat (14/9/2018), Kasubag Hubungan Kelembagaan Masyarakat dalam Biro Komunikasi Kemenkeu, Hadi Siswanto, sebelumnya menemui massa aksi. Hadi berjanji menyampaikan tuntutan mahasiswa kepada pimpinan di Kemenkeu.

"Kami mengapresiasi adanya aksi ini dan kami akan menampung seluruh aspirasi mahasiswa dan kami akan sampaikan kepada pimpinan," ujar Hadi kepada mahasiswa.

Mahasiswa pun meminta perwakilan Kemenkeu menandatangani kontrak yang berisi 7 poin tuntutan mahasiswa. Namun hal tersebut ditolak perwakilan Kemenkeu karena mereka bukan pimpinan Kemenkeu.

Mahasiswa pun memilih tetap bertahan. Aksi saling dorong dengan mahasiswa sempat terjadi hingga membuat pintu gerbang Kemenkeu rusak.

Massa meminta diizinkan masuk ke lingkungan kantor Kemenkeu untuk menyampaikan tuntutan secara langsung. Namun hal itu ditolak polisi karena rawan kerusuhan.

"Pak, izinkan kami dengan damai, saya jaminannya," teriak salah seorang orator.

Hingga pukul 17.48 WIB, aksi masih terus berlangsung. Massa mahasiswa dari laki-laki merapatkan barisan di depan gerbang kantor Kemenkeu. Sedangkan massa perempuan tampak sudah membubarkan diri.

Lalu lintas di depan kantor Kemenkeu juga terpantau masih macet, meski sedikit terurai karena mahasiswa sudah membuka setengah badan jalan.

sumber: detik.com 


Name

air asia,1,Aqidah,4,Berita,5694,Berita Pilihan,11,Break,5,Figur,3,Figure,89,Fiqih,14,Gallery,6,Harokah,2,HUMOR,2,Internasional,557,Kajian Islam,14,Kalam Salaf,1,KHILAFAH,12,Kisah,2,Kisah Hikmah,1,Kisah Wali,1,Link,1,LINTAS MADZAB,3,Manaqib Ulama,3,MUALAF,5,Muslimah,3,Nasional,11244,News,130,ngeluh,1,OPINI,461,RADIKALISME,21,Science,1,Sejarah,33,syahrini,1,TANYA JAWAB AGAMA,1,Tekno,2,Terbaru,277,TEROSISME,72,Tokoh,2,Toleran,71,Toleransi,2,Video,105,Wawasan Kebangsaan,37,WISDOM,13,
ltr
item
BERANINEWS.COM: Efek Melemahnya Rupiah, BEM SI Wilayah Jabodetabek dan Banten Gelar Demo dan Masih Bertahan di Kantor Kemenkeu
Efek Melemahnya Rupiah, BEM SI Wilayah Jabodetabek dan Banten Gelar Demo dan Masih Bertahan di Kantor Kemenkeu
https://3.bp.blogspot.com/-rQW18j0pibc/W5uwHURiPfI/AAAAAAAATIU/r_wRP7UrWfsk5LobeK3rOnACgf70RnabwCLcBGAs/s640/e91b3b60-b5dd-4585-9897-53ede6255858.jpeg
https://3.bp.blogspot.com/-rQW18j0pibc/W5uwHURiPfI/AAAAAAAATIU/r_wRP7UrWfsk5LobeK3rOnACgf70RnabwCLcBGAs/s72-c/e91b3b60-b5dd-4585-9897-53ede6255858.jpeg
BERANINEWS.COM
https://www.beraninews.com/2018/09/efek-melemahnya-rupiah-bem-si-wilayah.html
https://www.beraninews.com/
https://www.beraninews.com/
https://www.beraninews.com/2018/09/efek-melemahnya-rupiah-bem-si-wilayah.html
true
2989197615663516469
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts VIEW ALL Selengkapnya Balas Cancel reply Hapus Oleh Beranda Halaman Postingan View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE CARI ALL POSTS Not found any post match with your request KEMBALI KE BERANDA Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy